Berita

Pejabat yang dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle kabinet pada Senin 27 April 2026. (Foto: Instagram Sekretariat Kabinet)

Politik

Reshuffle Besar Diperkirakan Terjadi pada Oktober 2026

SELASA, 28 APRIL 2026 | 19:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang memasuki fase konsolidasi besar yang akan menentukan arah kekuasaan hingga 2029. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, perombakan atau reshuffle jajaran Kabinet Merah Putih yang keempat kalinya sejak menjabat pada Senin 27 April 2026, masih sebatas pergantian posisi tertentu.

"Wajah baru cuma Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat," kata Amir, dikutip Selasa 28 April 2026.


Menurut Amir, pergantian-pergantian kecil tersebut untuk membaca situasi. Pada titik tertentu nanti akan ada reshuffle menyeluruh.

"Reshuffle besar diperkirakan akan terjadi pada Oktober 2026," kata Amir..

Ia mengaitkan prediksi tersebut dengan berbagai sinyal politik nasional, termasuk analisis pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie yang pernah menyebut bahwa dua tahun pertama pemerintahan menjadi batas penting konsolidasi kekuasaan.

“Maka target Prabowo adalah membangun sistem baru yang sehat dan menghilangkan sistem lama. Oktober 2026 pemerintahan harus sepenuhnya di bawah kendali Prabowo,” kata Amir.

Ia menilai saat ini masih terdapat tarik-menarik kekuasaan yang cukup serius di lingkaran pemerintahan. Ada kelompok yang mendorong naiknya Gibran Rakabuming Raka dan menjatuhkan.

"Ada pula kelompok yang ingin memakzulkan Gibran, bahkan ada yang mendorong pemakzulan terhadap pasangan presiden dan wakil presiden sekaligus," pungkas Amir.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya