Berita

Wakil Ketua Baleg DPR sekaligus Anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Baleg DPR Dorong Revisi UU Parpol untuk Atur Pendanaan Antikorupsi

SELASA, 28 APRIL 2026 | 17:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Legislasi (Baleg) DPR menilai Undang-Undang (UU) tentang Partai Politik (Parpol) perlu segera direvisi guna menata sumber dan pengelolaan keuangan partai politik, sebagai upaya mencegah praktik korupsi sebagaimana diusulkan KPK.

Wakil Ketua Baleg DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Parpol sudah saatnya disempurnakan seiring perkembangan dinamika politik yang kian kompleks, baik secara empirik maupun konseptual.

"Dalam revisi UU itu nanti, salah satu hal penting yang harus dibahas termasuk soal sumber dan pengelolaan keuangan partai politik," kata Doli kepada wartawan, Selasa 28 April 2026.


Setelah 28 tahun reformasi, Doli memandang perlu adanya penguatan hingga pelembagaan politik pada elemen masyarakat melalui partai politik.

Untuk itu, ia menekankan seluruh pihak harus berkomitmen menjadikan partai politik sebagai institusi modern dan mandiri. Kaderisasi partai politik, lanjutnya, menjadi keniscayaan yang harus terkoneksi dengan aspirasi serta kehendak rakyat.

Menurut Doli yang juga Anggota Komisi II DPR ini, partai politik merupakan pilar utama dalam bangunan demokrasi, mengingat institusi penyelenggara pemerintahan lahir dari proses pemilihan umum.

"Di dalam Pemilu salah satu unsur terpentingnya adalah partai politik bersama dengan rakyat sebagai pemegang kedaulatan," kata Doli.

Atas dasar itu, ia menegaskan bahwa partai politik, pemilu, dan pemerintahan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam sistem demokrasi. Kualitas pemerintahan, kata dia, sangat ditentukan oleh kualitas elemen-elemen tersebut.

Di sisi lain, revisi UU Pemilu juga telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang mengamanatkan penguatan sistem politik melalui kodifikasi UU Pemilu, UU Pilkada, dan UU Partai Politik.

"Sistem Pemilu yang baik akan menjadi sempurna bila partai-partai politik peserta Pemilunya pun baik," pungkas legislator Golkar ini.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya