Berita

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari (kiri) dan Angga Raka Prabowo (kanan). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

M Qodari:

Bakom akan Lebih Aktif Jelaskan Program Pemerintah

SELASA, 28 APRIL 2026 | 14:32 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pergantian pimpinan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI turut menyorot arah komunikasi pemerintahan, termasuk bagaimana narasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto ke depan akan disampaikan ke publik.

Muhammad Qodari resmi menggantikan Angga Raka Prabowo dalam pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin 27 April 2026.

Dalam pernyataannya, Qodari menekankan bahwa komunikasi pemerintah perlu lebih aktif dalam menjelaskan program-program yang dinilai semakin kompleks. Ia menyebut, di tengah derasnya arus informasi, pemerintah tidak bisa hanya bersikap pasif dan perlu ikut membentuk narasi di ruang publik.


Qodari juga menyampaikan keyakinannya bahwa mayoritas publik akan mendukung kebijakan pemerintah, dengan alasan program yang dijalankan disebut memiliki dasar dan tujuan yang jelas. 

“Saya yakin dan percaya bahwa publik punya rasionalitasnya sendiri dan mayoritas akan mendukung apa yang dikerjakan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Qodari di Jakarta, Selasa 28 April 2026.

Dari sisi latar belakang, Qodari sebelumnya berada di lingkar dalam pemerintahan dengan jabatan Wakil Kepala Staf Kepresidenan sejak 2024, lalu menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada 2025. Peran tersebut berkaitan langsung dengan pengawalan program prioritas dan komunikasi strategis Presiden.

Sementara itu, Angga Raka Prabowo juga memiliki rekam jejak panjang dalam struktur politik yang terkait dengan Prabowo. Ia bergabung dengan Partai Gerindra sejak 2008, terlibat dalam tim komunikasi politik, hingga pernah menjadi sekretaris pribadi Prabowo dalam periode sebelumnya.

Dalam sambutannya, Angga menyinggung pentingnya keberlanjutan dukungan terhadap pemerintahan yang sedang berjalan. 

“Kita sukseskan pemerintahan Presiden Prabowo yang sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia,” kata Angga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya