Berita

Rangkaian KRL setelah Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

SELASA, 28 APRIL 2026 | 09:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek yang terlibat kecelakaan dengan KRL berhasil dievakuasi dari Stasiun Bekasi Timur pada Selasa pagi, 28 April 2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB dengan cara menarik lokomotif menggunakan kereta lain. Lokomotif tersebut juga telah berhasil dilepaskan dari rangkaian gerbong KRL yang sebelumnya tertabrak.

Meski demikian, proses evakuasi belum sepenuhnya selesai. Petugas masih terus melakukan penanganan terhadap gerbong KRL yang mengalami kerusakan berat, termasuk memeriksa setiap rangkaian untuk memastikan tidak ada korban yang masih terjebak.


Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa operasi saat ini masih difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban di dalam rangkaian kereta.

“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi, mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujar Desiana.

Kondisi di sekitar stasiun tampak dipadati petugas gabungan, termasuk TNI dan Polri. Sejumlah ambulans juga disiagakan di lokasi. Hingga saat ini, sedikitnya empat kantong jenazah telah dievakuasi dari gerbong KRL untuk dibawa ke fasilitas medis.

Sementara itu, data sementara menunjukkan perkembangan proses evakuasi sejak dini hari. Pada pukul 02.42 WIB, tim SAR mengevakuasi satu korban meninggal dunia yang belum teridentifikasi.

Selanjutnya, pada pukul 04.17 WIB, korban selamat bernama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Pada pukul 05.49 WIB, korban Ata (30) juga berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.

Pada pukul 05.59 WIB, satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi berlanjut dengan penyelamatan Mia (26) pada pukul 06.25 WIB, disusul Siti Fatonah (47) pada pukul 06.55 WIB.

Kemudian pada pukul 07.25 WIB, korban Endang Kuswati (40) berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan data hingga pukul 07.30 WIB, total korban tercatat sebanyak 92 orang. Dari jumlah tersebut, 85 orang dinyatakan selamat dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, sementara tujuh orang lainnya meninggal dunia.

Seluruh korban dirujuk ke berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, di antaranya RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, hingga RS Polri Kramat Jati.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya