Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

SELASA, 28 APRIL 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa 28 April 2026, namun tak bertahan lama dan berbalik melemah di menit-menit awal sesi I.

Pada pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat naik 21,94 poin atau 0,31 persen ke level 7.128. 

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, volume transaksi mencapai 1,9 miliar saham dengan nilai Rp1 triliun dan frekuensi 144.175 kali.


Sebanyak 324 saham berada di zona hijau, sementara 181 saham terkoreksi dan 183 lainnya stagnan.

Namun, penguatan tersebut hanya berlangsung singkat. Hingga pukul 09.20 WIB, IHSG justru berbalik turun 0,25 persen ke level 7.088.

Pergerakan ini terjadi setelah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang optimis IHSG dapat melesat hingga menyentuh level 28.000 dalam beberapa tahun ke depan.

"Let's say sekarang 7.000 lah. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029 - 2030. Itu saya bilang bisa 4-5 kali. Bisalah 28.000 paling sial. Mereka bilang Purbaya gila," ujarnya.

Menurut dia, proyeksi tersebut bukan hal yang mengada-ada. Ia mencontohkan, IHSG yang sempat berada di kisaran 400 pada 2002 mampu melonjak hingga sekitar 2.500 pada 2009 atau naik hampir 10 kali lipat.

Dengan tren tersebut, ia menilai peluang IHSG menembus 28.000 tetap terbuka, selama pertumbuhan ekonomi nasional terus terjaga.

"Jadi itu bukan hal yang tidak mungkin kalau kita kembangkan pertumbuhan ekonomi yang baik dan itu pasti akan terjadi," ujarnya.

Ia juga menambahkan, optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya partisipasi investor muda, khususnya generasi Z, yang kini disebut telah mencapai sekitar 57 persen dari total investor pasar modal.

Di sisi lain rupiah bergerak melemah pagi ini. Mengutip data Bloomberg, rupiah tertekan 0,17 persen ke Rp17.240 per dolar AS.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya