Berita

Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko. (Foto: Dokumentasi Fraksi PKB)

Politik

DPR Minta Warga Tidak Termakan Hoax terkait Insiden Tabrakan Kereta

SELASA, 28 APRIL 2026 | 01:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko mendatangi Stasiun Bekasi Timur yang sedang berlangsung evakuasi korban tabrakan antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek yang menabrak Commuter Line lintas Cikarang, Senin malam, 27 April 2026.

“Ya, kita turut berduka cita akan kejadian tertabraknya kereta komuter line di daerah Bekasi Timur oleh Argo Bromo Anggrek,” ujar Sudjatmiko melalui pesan elektronik kepada RMOL di Jakarta, Senin malam, 27 April 2026. 

Legislator PKB itu melihat langsung di lokasi kejadian adanya lokomotif Argo Bromo masuk hingga merobek dua gerbong kereta. Salah satunya, gerbong khusus wanita yang berada di ujung rangkaian kereta.


“Innalillahi wa Innalillahi rojiun, saya melihat di lokasi kejadian di mana situasi mencekam. Para petugas terlihat sangat cekatan namun karena lokasi peron yang sempit maka penanganan sangat sulit,” ungkapnya.

Ia pun menghimbau kepada para warga Bekasi yang kemungkinan keluarga dan koleganya menaiki KRL 5568A Commuter Line Cikarang untuk tidak panik.

Sudjatmiko menyebut di lokasi kejadian koordinasi antara Dirjen Perkeretaapian wilayah Depo I Jakarta, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuat saluran informasi. Ia pun mengingatkan agar warga berhati-hati terhadap informasi yang berseliweran di media massa.

“Warga dapat melihat publikasi PT KAI dan hati-hati informasi hoax yang dapat membuat situasi semakin rumit. Kami berharap seluruh stakeholder dapat bersinergis,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa malam ini masih fokus pada penyelamatan korban. Sementara dalam memutuskan apakah ini kecelakaan murni karena dipetak berseberangan juga terdapat kecelakaan lalu lintas antara taksi mobil listrik dengan KRL diserahkan sepenuhnya kepada pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Biarkan malam ini rampung dalam misi penyelamatan korban yang berada di KRL. Kami percaya nanti pihak KNKT akan menjelaskan kronologi secara menyeluruh,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya