Berita

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Kiprah Dudung Abdurachman dari KSAD Kini Kepala KSP

SENIN, 27 APRIL 2026 | 19:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Senin (27/4/2026). Ia menggantikan M. Qodari yang dirotasi menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 52/P tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. 

“Jangan sampai ada hal-hal yang menjadi prioritas Presiden kemudian terjadi masalah-masalah birokrasi nanti kita pangkas birokrasi," ujar Dudung usai pelantikan.


Dudung bukan sosok baru di lingkar kekuasaan maupun militer. Lahir di Bandung, 19 November 1965, ia dikenal sebagai perwira yang memiliki rekam jejak kuat dan disegani, terutama saat memimpin Kodam Jaya/Jayakarta.

Karier militernya mencapai puncak ketika dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021 hingga memasuki masa pensiun pada 2023. 

Sebelumnya, Dudung juga pernah memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), salah satu posisi strategis di tubuh TNI.

Sebagai lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1988, Dudung telah menempati berbagai jabatan penting sepanjang kariernya di militer. 

Kini, ia melanjutkan pengabdiannya di pemerintahan sebagai Kepala KSP, dengan peran strategis dalam mengawal program dan kebijakan Presiden.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya