Berita

Pakar Telematika Roy Suryo. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Roy Suryo Soroti Ritual dan Kebiasaan Jokowi

SENIN, 27 APRIL 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya hanyalah orang kampung dalam merespons klaim Jusuf Kalla ditanggapi Pakar Telematika Roy Suryo.

Menurut Roy, pernyataan Jokowi tersebut justru terkesan tidak selaras dengan sikap yang ditampilkan selama ini. Ia menilai hal itu sebagai bentuk “lamis”, istilah Jawa yang merujuk pada sikap tidak terbuka atau berbeda antara ucapan dan maksud.

“Dalam istilah Jawa dia itu berkata dengan nada lamis. Lamis itu munafik," kata Roy lewat kanal Youtube Forum Keadilan TV, Senin, 27 April 2026.


Roy mencontohkan, sikap tersebut terlihat dari sejumlah pernyataan Jokowi di berbagai kesempatan yang menurutnya kerap bertolak belakang dengan realitas. Ia menyebut, publik perlu mencermati setiap ucapan Jokowi secara kritis.

"Mau tiga periode jawabnya tidak, padahal mau, nah itu lamis," kata Roy mencontohkan.

Selain itu, Roy juga mengaitkan gaya kepemimpinan Jokowi dengan sejumlah simbol dan gestur. Ia menyinggung adanya pesan berbeda di balik penampilan Jokowi yang sederhana.
Roy bahkan berpendapat, dalam memahami pernyataan Jokowi, publik perlu melihatnya secara terbalik. 

“Kalau dia berkata iya, berarti tidak,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Roy juga menyoroti sejumlah kebiasaan dan ritual yang menurutnya pernah ditunjukkan Jokowi dalam berbagai kesempatan. 

Roy mencontohkan saat peluncuran awal mobil Esemka, di mana Jokowi terlihat menyiram kendaraan tersebut dengan air kembang setaman. Menurutnya, praktik semacam itu kerap ditemui dalam tradisi seremonial, meski ia menilai ada makna lain yang bisa ditafsirkan publik.

Namun usai menyiram, Roy melihat momen lain di mana Jokowi disebutnya sempat menari seperti kerasukan. Ia menilai ekspresi tersebut tampak tidak biasa dan memunculkan beragam tafsir.

Selain itu, Roy juga menyoroti penampilan Jokowi yang pernah mengenakan kostum bernuansa raja dalam sebuah kesempatan. Ia menilai hal tersebut kontras dengan citra sederhana yang selama ini melekat pada Jokowi.

"Bahkan ada satu momen dia benar-benar ingin meminjam baju raja sesungguhnya. Itu suatu saat akan kita bongkar. Tapi (saat meminjam) tidak dikasih oleh raja sesungguhnya," beber Roy.

"Akhirnya dia pakai baju raja yang salah, dia pakai baju Raja Amangkurat yang Amangkurat jahat waktu itu," sambungnya.

Roy Suryo juga menyinggung hal lain dalam pengamatannya terhadap Jokowi, yakni terkait kebiasaan memelihara hewan.
Menurut Roy, saat Jokowi di Istana Bogor dia memelihara kecebong dan kodok. 

"Kalau di masyarakat Jawa ini pesugihan. Pesugihan ini artinya adalah hewan yang dipelihara agar orang itu sugih, orang itu kaya. Ini kan terkesan kuno banget zaman animisme, dinamisme. Kalau mau kaya dalam kepercayaan kita yang berdoa, ikhtiar, mohon kepada Tuhan YME," tandas Roy. 

Dari kebiasaan Jokowi inilah muncul istilah cebong bagi pendukung Jokowi yang populer selama Pilpres 2014 dan 2019, yang sering digunakan sebagai label sinisme politik. Istilah ini merupakan antonim dari kampret sebutan pendukung pihak lawan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya