Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman. (Foto: RMOL/ Hani Fatunnisa)

Politik

Dudung Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Berapa Harta Kekayaannya?

SENIN, 27 APRIL 2026 | 16:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 April 2026.

Lantas berapa harta kekayaan Dudung berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)?

Dudung yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional tercatat telah melaporkan LHKPN khusus awal menjabat pada 20 Januari 2025 dengan status verifikasi administratif lengkap.


Dalam laporan LHKPN 2025 yang dilihat RMOL, Senin, 27 April 2026, total kekayaan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini tercatat sebesar Rp13.327.295.131 tanpa adanya catatan utang. Nilai tersebut berasal dari sejumlah aset yang didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan.

Pada kategori tanah dan bangunan, Dudung memiliki aset senilai Rp8,8 miliar yang tersebar di beberapa wilayah seperti Magelang, Bandung, dan Subang. Di antaranya terdapat tanah dan bangunan di Magelang dan Bandung masing-masing senilai Rp500 juta, serta sejumlah bidang tanah di Subang dengan nilai terbesar mencapai Rp3,1 miliar.

Selain itu, Dudung juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1,1 miliar yang terdiri dari beberapa kendaraan, antara lain Toyota Veloz tahun 2019, Honda PCX tahun 2020, Toyota Fortuner 2.4 VRZ tahun 2020, serta Toyota Corolla Cross 1.8 tahun 2020.

Pada kategori harta bergerak lainnya, Dudung memiliki kekayaan sebesar Rp1,567 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp1.860.295.131.

Secara keseluruhan, total harta yang dilaporkan mencapai Rp13.327.295.131 dan tidak terdapat kewajiban utang, sehingga nilai kekayaan bersih tetap berada pada angka tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya