Berita

Kabinet Merah Putih. (Foto: Istimewa)

Politik

Ganti Seluruh Menteri Titipan Jokowi, Terutama Bahlil

SENIN, 27 APRIL 2026 | 13:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto perlu segera melakukan reshuffle kabinet secara menyeluruh dan tidak bertahap apabila ingin memastikan efektivitas pemerintahan serta memperkuat legitimasi politik menuju konsolidasi kekuasaan nasional. 

Demikian dikatakan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Senin 27 April 2026.

“Reshuffle itu diartikan pergantian menteri, bukan sekadar utusan presiden, badan, atau penyesuaian administratif biasa,” kata Amir.


Menurut Amir, reshuffle harus menghilangkan para menteri orang-orang bekas Presiden Joko Wododo alias Jokowi di pemerintahan Prabowo, khususnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. 

"Presiden harus menunjukkan bahwa ini adalah pemerintahan Prabowo, bukan bayang-bayang pemerintahan lama,” kata Amir.

Menurutnya, selama figur-figur lama yang loyalitas politiknya masih terbelah tetap bertahan di kabinet, maka konsolidasi pemerintahan akan berjalan lambat, bahkan berpotensi memunculkan dualisme kekuasaan yang berbahaya bagi stabilitas nasional.

“Dalam politik kekuasaan, loyalitas tunggal sangat penting. Kalau masih ada loyalitas ganda, itu menjadi ancaman laten bagi efektivitas pengambilan keputusan strategis negara,” pungkas Amir.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya