Berita

Presiden AS, Donald Trump (Foto:The Hindu)

Global

Trump Batal Kirim Delegasi AS ke Pakistan, Negosiasi Iran Kian Buntu

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 08:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana pengiriman delegasi AS ke Pakistan untuk membahas perang Iran, Sabtu waktu setempat, 26 April 2026.

Trump mengatakan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner akan membuang banyak waktu jika tetap berangkat ke Islamabad. 

Ia bahkan menegaskan bila Iran ingin membuka jalur negosiasi, itu bisa dilakukan melalui saluran telepon.


"Yang harus mereka lakukan hanyalah menelepon," tegasnya, seperti dikutip dari BBC. 

Meski membatalkan misi diplomatik, Trump membantah keputusan itu menandakan perang akan kembali pecah. 

“Tidak, bukan berarti begitu. Kami belum memikirkannya. Kami memiliki semua kartu, mereka tidak memilikinya!” ujarnya. 

Pembatalan itu terjadi tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi meninggalkan Islamabad usai bertemu mediator Pakistan. 

Usai pertemuan, Aragchi mengaku telah menyampaikan posisi Teheran terkait kerangka yang dapat mengakhiri perang secara permanen.

Namun ia menilai belum bisa melihat apakah AS benar-benar serius tentang diplomasi damai atau tidak.  

Langkah Trump dipandang menjadi pukulan bagi jalur diplomasi yang sudah tersendat, meski sebelumnya Washington memperpanjang gencatan senjata yang sedianya berakhir 22 April. 

Perselisihan soal blokade Selat Hormuz dan isu program nuklir Iran masih menjadi batu sandungan utama perundingan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya