Berita

Gedung Bank BNI. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Vishing dan Phishing

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 21:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengingatkan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan siber, terutama vishing, phishing, dan social engineering yang menyasar pengguna layanan digital.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menegaskan, perkembangan teknologi turut diiringi dengan semakin beragamnya modus penipuan.

“Masyarakat perlu memahami berbagai modus penipuan tersebut agar dapat lebih waspada dan tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Okki, Jumat, 24 April 2026.


Ia menjelaskan, salah satu modus yang kerap terjadi adalah vishing atau voice phishing, yakni penipuan melalui telepon dengan pelaku mengaku sebagai petugas bank. Biasanya, pelaku menciptakan situasi mendesak, seperti adanya transaksi mencurigakan, untuk meminta data penting.

Data yang dibidik antara lain ID perusahaan, ID pengguna, kata sandi, hingga kode token yang kemudian disalahgunakan untuk mengakses akun nasabah.

Selain itu, modus phishing juga marak terjadi melalui situs palsu yang menyerupai portal resmi perbankan. Korban diarahkan untuk memasukkan data sensitif yang kemudian dimanfaatkan pelaku.

Sementara itu, social engineering dilakukan dengan teknik manipulasi psikologis, di mana pelaku menyamar sebagai petugas bank guna memperoleh informasi rahasia seperti kode OTP, token, maupun kata sandi.

Nasabah diimbau hanya mengakses layanan melalui situs resmi BNI serta menghindari tautan mencurigakan yang dikirim melalui pesan singkat, email, maupun aplikasi percakapan.

Nasabah juga diminta tidak menyimpan kata sandi di perangkat, rutin mengganti password, serta tidak membagikan kode OTP atau token kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengatasnamakan bank.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi BNI guna memastikan keabsahan informasi yang diterima. Melalui edukasi ini, BNI berharap nasabah semakin memahami pola kejahatan siber dan mampu melindungi diri dari potensi kerugian finansial.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya