Berita

Mohammad Ghalibaf (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Wion)

Dunia

Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan

SELASA, 21 APRIL 2026 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang berakhirnya tenggat waktu gencatan senjata, Ketua Parlemen Iran sekaligus negosiator utama, Mohammad Ghalibaf, menegaskan bahwa Teheran tidak akan berunding di bawah tekanan atau ancaman.

Dalam pernyataannya di media sosial, Ghalibaf menuding Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berusaha mengubah meja perundingan menjadi “meja penyerahan” melalui kebijakan tekanan dan pelanggaran gencatan senjata.

“Trump, dengan memberlakukan pengepungan dan melanggar gencatan senjata, ingin menjadikan meja perundingan ini - dalam imajinasinya - sebagai meja penyerahan atau untuk membenarkan dimulainya kembali perang,” ujarnya, dikutip dari Al-Jazeera, Selasa 21 April 2026.


Ghalibaf juga menegaskan bahwa Iran menolak keras negosiasi yang dilakukan di bawah bayang-bayang ancaman. Dalam dua pekan terakhir, menurutnya, Iran telah bersiap untuk membuka “kartu baru” di medan pertempuran jika upaya diplomasi gagal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya