Berita

Ilustrasi

Politik

Bawaslu Mengukuhkan Demokrasi Lewat “Call for Paper”

SENIN, 20 APRIL 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus berupaya mengukuhkan demokrasi di Indonesia, salah satunya melalui partisipasi publik dalam mengirimkan gagasan dan pemikiran kritis terkait pengawasan pemilu.

Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda mengatakan, pihaknya kini tengah menyelenggarakan program “Call for Paper” untuk menyerap gagasan dan pemikiran kritis publik untuk perbaikan pengawasan pemilu ke depan. 

“Melalui forum ini, Bawaslu mendorong lahirnya ide-ide segar, inovatif, dan berbasis riset yang dapat memperkuat kualitas pengawasan pemilu serta meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga demokrasi,” uyar dia kepada RMOL, Senin, 20 April 2026.


Program Call for Paper ini Mengangkat tema utama “Pengawasan Pemilu Berintegritas: Inovasi, Partisipasi, dan Keadilan Elektoral dalam Demokrasi Indonesia”.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan kontribusi akademik yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dalam memperkuat sistem pengawasan pemilu di Indonesia,” harap Herwyn.

Masyarakat umum maupun akademisi dapat mengikuti kegiatan ini secara gratis, dengan melakukan pendaftaran melalui website resmi di cfp.bawaslu.go.id, atau melalui QR Code yang telah disediakan oleh panitia.

Proses seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengumpulan abstrak hingga penyusunan naskah lengkap. 

Adapun luaran dari kegiatan ini mencakup publikasi karya terpilih dalam Jurnal Bawaslu maupun book chapter ber-ISBN, sesuai dengan hasil penilaian dan kurasi dari panitia. 

“Hal ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam mendorong penguatan literasi dan produksi pengetahuan di bidang kepemiluan,“ demikian Herwyn menambahkan.

Rangkaian kegiatan Call for Paper ini akan berlangsung mulai April hingga Agustus 2026, dengan tahapan sebagai berikut:
 
* Pengumpulan abstrak: 9-29 April 2026 

* Pengumuman seleksi abstrak dan penetapan luaran: 30 April 2026 

* Pengumpulan naskah lengkap: 1-30 Mei 2026 

* Proses review dan asistensi: 1 Juni-31 Juli 2026 

* Seminar hasil dan pengumuman akhir: 17 Agustus 2026.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya