Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ikut serta dalam kegiatan menangkap ikan sapu-sapu (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

SENIN, 20 APRIL 2026 | 11:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 68.880 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada kegiatan serentak di lima wilayah yang dilaksanakan Jumat lalu, 17 April 2026. Hasil tangkapan ikan sapu-sapu tersebut seberat 6.979,5 kilogram atau setara 6,98 ton.

Berdasarkan data, hasil tangkapan terbesar berada di wilayah Jakarta Selatan dengan jumlah 63.600 ekor atau setara 5.300 kilogram dari kawasan Setu Babakan. Sementara di Jakarta Timur menghasilkan 4.128 ekor dengan berat 825,5 kilogram dari 10 titik kecamatan.

Selanjutnya, di Jakarta Pusat, sebanyak 536 ekor dengan berat 565 kilogram ditangkap dari tujuh titik kecamatan. Adapun Jakarta Utara mencatat 545 ekor atau seberat 271 kilogram di Kelapa Gading Barat, serta Jakarta Barat sebanyak 71 ekor dengan berat 17 kilogram di Kali Anak TSI.


Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Ia menyampaikan, ikan sapu-sapu termasuk jenis ikan invasif yang dapat mengganggu habitat alami jika populasinya tidak dikendalikan.

“Operasi penangkapan ini kami lakukan secara rutin dan terkoordinasi di lima wilayah kota. Tujuannya untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang berpotensi merusak ekosistem perairan serta mengganggu keberlangsungan ikan lokal,” ujar Hasudungan, Senin, 20 April 2026.

Hasudungan menjelaskan, langkah tersebut juga sejalan dengan berbagai upaya pelestarian lingkungan yang selama ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta, termasuk revitalisasi sungai, waduk, dan situ sebagai ruang hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini, mulai dari jajaran pemerintah daerah, petugas lapangan, hingga partisipasi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga kualitas lingkungan perairan di Jakarta.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Perairan yang sehat tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga bagi kualitas hidup warga secara keseluruhan,” katanya.

Sebelumnya, Dinas KPKP DKI Jakarta juga telah melaksanakan kegiatan serupa di berbagai lokasi sebagai bagian dari program pengendalian spesies invasif.

“Upaya ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan perairan,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya