Berita

Evakuasi penemuan mayat di Cidadap Kota Bandung. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Evakuasi Dramatis! Mayat Wanita di Lereng Cidadap Ditemukan Hancur

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 20:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok mayat perempuan dari lereng terjal di kawasan Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Minggu, 19 April 2026.

Proses evakuasi yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung dramatis. Tim penyelamat harus berjibaku dengan medan curam setinggi 50 meter dengan kemiringan ekstrem untuk mengangkat jasad korban.

Komandan Regu Rescue Peleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung, Encep Iman Nurdin mengungkapkan, posisi jenazah ditemukan di dasar lereng, tepat di aliran air dengan kondisi tertimbun material alami dan sampah.


"Kendala utama selain medan adalah banyaknya akar bambu yang melilit jenazah. Petugas harus memotong akar-akar tersebut satu per satu di tengah kondisi tanah yang berlumpur," ujar Encep diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Jasad wanita malang ini sebenarnya sudah ditemukan warga sejak Sabtu, 18 April 2026 petang. Namun, lantaran minimnya pencahayaan dan risiko medan yang tinggi, operasi evakuasi baru bisa dilakukan pagi tadi.

"Alhamdulillah evakuasi selesai sekitar pukul 13.45 WIB setelah tim bekerja ekstra hati-hati menggunakan peralatan khusus," tambahnya.

Usai dievakuasi ke atas lereng, Tim Inafis Polrestabes Bandung langsung melakukan identifikasi awal. Kapolsek Cidadap, Kompol Rudhi Gindriansyah memastikan bahwa korban berjenis kelamin perempuan.

Hanya saja, hingga kini identitas korban masih menjadi misteri. Pasalnya, kondisi tubuh jenazah sudah mengalami kerusakan cukup parah.

"Kami belum bisa mengidentifikasi (identitasnya) karena kondisi tubuhnya sudah hancur. Dugaan awal, korban sudah meninggal dunia sekitar lima hari di lokasi tersebut," terang Kompol Rudhi.

Guna mengungkap penyebab pasti kematian dan mencari identitas korban, jenazah kini telah dibawa ke RS Sartika Asih Bandung untuk diautopsi.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif guna menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus ini. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pun diimbau segera melapor ke Mapolsek terdekat.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya