Berita

Kebarakan di distrik Sandakan, Sabah (Foto: Facebook)

Dunia

Api Lalap 200 Rumah di Sabah Malaysia, 445 Warga Terpaksa Ngungsi

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 17:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kebakaran hebat melanda sebuah desa pesisir di negara bagian Sabah, Malaysia, dan meluluhlantakkan sekitar 200 rumah warga. 

Peristiwa yang terjadi di distrik Sandakan pada Minggu dini hari, 19 April 2026 itu memaksa ratusan orang kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Laporan kantor berita Bernama menyebutkan, otoritas menerima informasi kebakaran sekitar pukul 1.32 pagi waktu setempat.


Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain, mengingat kondisi permukiman yang padat dan didominasi material mudah terbakar.

Kepala pemadam kebakaran distrik Sandakan, Jimmy Lagung, menjelaskan bahwa faktor alam turut memperburuk situasi. 

“Angin kencang dan jarak antar rumah yang berdekatan menyebabkan api menyebar dengan cepat, sementara kondisi air surut juga mempersulit pencarian sumber air terbuka," ujarnya.

Kebakaran ini melanda kawasan water village, yakni permukiman rumah panggung yang berdiri di atas air. Wilayah tersebut dikenal sebagai hunian bagi kelompok masyarakat rentan, termasuk komunitas adat dan warga tanpa kewarganegaraan, sehingga dampaknya semakin memperparah kondisi sosial para korban.

Sebanyak 445 orang dilaporkan telah mengungsi ke pusat penampungan sementara di Sandakan. Angka ini masih bersifat sementara, seiring proses pendataan korban yang terus dilakukan oleh otoritas setempat.

Ketua Komite Penanggulangan Bencana Distrik Sandakan, Datuk Walter Kenson, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan rumah-rumah warga yang terdampak sudah tidak layak huni. 

Sementara itu, Perdana Menteri Anwar Ibrahim memastikan pemerintah pusat bergerak cepat berkoordinasi dengan otoritas Sabah untuk menyalurkan bantuan dasar dan menyiapkan relokasi sementara. 

“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan para korban dan bantuan segera di lokasi kejadian," tulisnya melalui unggahan di Facebook.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya