Berita

Gelaran Mahabbah 2026: Tribute for the Ummah. (Foto: RMOL)

Hiburan

Mahabbah 2026 Satukan Spiritualitas dan Aksi Sosial dalam Satu Panggung

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 11:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Refleksi spiritual, nilai kemanusiaan, dan aksi sosial berpadu dalam gelaran “Mahabbah 2026: Tribute for the Ummah” pada Minggu, 19 April 2026.

Tak sekadar acara religi, Mahabbah 2026 dirancang sebagai ruang kontemplasi yang mengajak peserta memperkuat relasi dengan Tuhan, meneladani Nabi, serta memperluas kepedulian terhadap sesama.

Rangkaian acara dikemas dalam tiga bab utama sebagai benang merah. Dimulai dari “Allah” sebagai fondasi spiritual, berlanjut ke “Prophet Muhammad” sebagai teladan hidup, hingga “Mankind” yang menegaskan pentingnya peran manusia dalam merawat nilai kemanusiaan.


Pendalaman suasana dilakukan melalui sesi “From Heart to Heart” yang lebih personal, sebelum acara ditutup dengan penampilan dan pembagian doorprize.

Sejumlah figur publik dan pembicara turut meramaikan acara, di antaranya Chacha Frederica, Nada Sikkah, Puja Sharma, Iqlima Aydin, Intan Al Tia Rahmania (psikolog), hingga Irma Ananda. Nuansa reflektif juga diperkuat lewat penampilan seni bernuansa sufistik, termasuk musik dan pertunjukan whirling dervishes.

Dalam kesempatan itu, Founder ArRasyid Foundation, Ima Rasyid juga mengajak peserta menjadikan momen ini sebagai bagian dari amal kebaikan.

“Semoga Allah dan para malaikat-Nya menjadi saksi bahwa langkah Anda yang berdonasi melalui Mahabbah ini termasuk amalan yang diajarkan Rasul,” tutur Ima di Jakarta, Minggu, 19 April 2026.

Mahabbah 2026 turut membawa misi sosial melalui konsep charity event, dengan dukungan sejumlah pihak seperti The Harvest, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Wardah.

Menggabungkan unsur spiritual, seni, dan kepedulian sosial, Mahabbah 2026 menjadi ruang jeda yang mengajak masyarakat kembali pada esensi hidup—hubungan dengan Tuhan, sesama, dan makna kemanusiaan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya