Berita

Gus Salam. (Foto: Istimewa)

Politik

Sudahi Konflik, Saatnya NU Kembali Solid

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 07:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana hangat mewarnai silaturahmi PWNU dan PCNU se-DIY bersama KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) di Aula PWNU DIY. Pertemuan ini menjadi ruang refleksi dan ajakan mengakhiri konflik di tubuh Nahdlatul Ulama.

Dalam forum tersebut, Gus Salam, cucu pendiri NU KH Bishri Syansuri, memaparkan gagasan tentang masa depan NU, dengan menekankan pentingnya rekonsiliasi menyeluruh di tubuh jam’iyyah.

"Saya datang jelang waktu Isya disambut Kiai Mukhtar, kemudian disusul pengurus yang lain. Dan Alhamdulillah, sebelum acara dimulai Masyayikh Ploso dan Lirboyo, Kediri bisa ngobrol gayeng dengan pengurus," kata Gus Salam dikutip Minggu, 19 April 2026.


Beragam isu disampaikan dalam forum, dari ideologis hingga teknis organisasi, dibahas bersama pengurus PWNU dan PCNU se-DIY.

“Rekonsiliasi dijalankan dengan memulihkan hubungan semua unsur di jam’iyyah Nahdlatul Ulama demi menjaga persatuan. Dan persatuan itu bisa dibangun Kembali bila semuanya dengan penuh kesadaran bisa mengabaikan ego pribadi dan kelompok serta perbedaan-perbedaan yang membatasi untuk bisa bersatu,” ungkap Gus Salam.

Gus Salam menegaskan, kunci mengembalikan kekuatan Nahdlatul Ulama terletak pada kebersamaan seluruh elemen. Dengan persatuan, menurutnya, NU dapat kembali merajut langkah untuk memulihkan marwah, wibawa, dan khidmah perjuangan di tengah masyarakat, sebagaimana garis perjuangan para muassis dan pendahulu.

Ia pun menyampaikan keyakinannya bahwa teladan wasiat KH Ali Maksum menjadi pijakan penting. Wasiat tersebut sudah sangat dikenal di kalangan nahdliyin karena mencerminkan nilai-nilai utama NU, yakni ruhul ma’had (jiwa pesantren), ruhul jihad (semangat perjuangan), serta ruhul khidmah (jiwa pengabdian) demi kemaslahatan umat.

Turut memberi sambutan dari ketua rombongan Gus Salam, KH M. Makmun Mahfudz, yang juga dzurriyah PP Al-Falah Ploso sekaligus Ketua PCNU Kabupaten Kediri. Gus Makmun menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari PWNU DIY.

Ia juga memperkenalkan sosok Gus Salam sebagai cucu pendiri NU, KH Bishri Syansuri, sekaligus bagian dari keluarga besar PP Al-Falah Ploso dan PP Lirboyo, Kediri. 
Tak hanya itu, Gus Makmun menegaskan bahwa silaturahmi ini juga menjadi bagian dari ikhtiar Gus Salam yang tengah maju sebagai kandidat Ketua Umum PBNU dalam muktamar mendatang.

Dialog hangat bersama Gus Salam ditutup dengan penyampaian reflektif dari Rais PWNU DIY, KH Mas’ud Masduki. Dalam penegasannya, ia mengajak seluruh elemen NU untuk segera mengakhiri berbagai ketegangan yang selama ini terjadi dan menggantinya dengan semangat kebersamaan.

Menurutnya, jalan terbaik ke depan adalah saling merangkul dalam bingkai khidmah yang konsisten dan penuh keikhlasan demi kemaslahatan NU.

“Kita di NU sudah lama berkonflik, kemudian terjadi ishlah. Kini, saatnya bersalam-salaman,” pungkas Kiai Mas’ud.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya