Berita

Presiden Joko Widodo saat bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada April 2020. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Trump Senasib dengan Jokowi

SABTU, 18 APRIL 2026 | 05:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bisa dikatakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memiliki nasib yang sama dengan bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin mengatakan, Trump dan Jokowi sama-sama kebingungan untuk mengakhiri, walaupun awalnya begitu bersemangat untuk memulai. 

"Trump dan Jokowi hanya berbeda dalam objek kebingungan," kata Khozinudin dalam keterangannya, dikutip Sabtu 18 April 2026. 


Menurut Khozinudin, Trump kebingungan mengakhiri perang dengan Iran, sedangkan Jokowi kebingungan mengakhiri polemik ijazah palsu yang dilaporkan ke polisi tanggal 30 April 2025, tahun lalu.

"Hari ini Trump tidak mampu mencapai satu pun target perang. Bahkan, menambah masalah baru," kata Khozinudin.

Adapun kebingungan Jokowi, kata Khozinudin, ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu mengalami dilema. 

"Mencabut laporan polisi, malu karena dianggap pecundang dan kalah. Melanjutkan ke proses sidang, khawatir ketahuan ijazahnya palsu di pengadilan," kata Khozinudin

Tanpa ditunjukan saja, tegas Khozinudin, keyakinan publik sudah meluas menyebut ijazah Jokowi palsu. Apalagi, diteruskan via persidangan. 

"Selain akan makin meyakinkan ijazah palsu, juga akan memakan banyak korban, khususnya UGM. Kampus ini, akan dikuliti habis di persidangan soal proses masuk hingga keluarnya 'ijazah' yang diklaim asli," pungkas Khozinudin.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya