Berita

Foto: Dok. Pertamina

Nusantara

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman, Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan energi nasional tetap aman di tengah dinamika geopolitik global dan konflik di Timur Tengah. Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina terus mengoptimalkan produksi dalam negeri serta melakukan diversifikasi sumber pasokan energi untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Pertamina terus memantau perkembangan situasi global dan mengambil langkah antisipatif guna memastikan operasional serta distribusi energi berjalan lancar.

“Melalui strategi optimalisasi produksi dan diversifikasi pasokan, kondisi energi nasional saat ini tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan normal,” ujar Baron.


Salah satu tulang punggung distribusi energi nasional adalah Integrated Terminal Jakarta (ITJ) yang meliputi Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok, dan LPG Terminal Tanjung Priok. Fasilitas ini berperan penting dalam menjaga pasokan BBM dan LPG untuk wilayah DKI Jakarta serta sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Integrated Terminal Manager Jakarta PT Pertamina Patra Niaga, I Nyoman Adi Pradana, menjelaskan bahwa sebagian besar pasokan BBM dan LPG di ITJ berasal dari Kilang Balongan dan Kilang Cilacap yang dikelola Pertamina.

Selain menjaga keandalan pasokan, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku bijak energi sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan energi nasional.

“Kita perlu mulai menggunakan energi secara efisien sesuai kebutuhan. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung keberlanjutan di masa depan,” kata Baron.

Pertamina juga terus berupaya menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri serta memastikan seluruh infrastruktur logistik dan rantai pasok beroperasi secara optimal.

“Pertamina berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Baron.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya