Berita

Spesialis Kontra Intelijen, Mayor Jenderal TNI (Purn) Gautama Wiranegara di Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Bogor, Kamis 16 April 2026. (Foto: RMOL/ Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

Pembenahan Bea Cukai Tak Cukup Lewat OTT

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Dorongan pembenahan menyeluruh di tubuh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) mengemuka dalam diskusi nasional bertajuk “Menguji Keberanian KPK Membongkar Mafia Bea Cukai: Dari OTT Menuju Pembersihan Sistemik dan Penyelamatan PNBP Negara” yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Bogor, Kamis 16 April 2026.

Forum ini menghadirkan Guru Besar Ilmu Governansi Digital UMJ Taufiqurokhman, Spesialis Kontra Intelijen Mayor Jenderal TNI (Purn) Gautama Wiranegara, serta Dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan Dinalara Butar Butar.

Gautama membeberkan fenomena yang dinilainya mengganggu. Ia menyoroti cepatnya pejabat baru terseret praktik suap, bahkan hanya dalam hitungan hari setelah menjabat.


“Ini bukan sekadar moral hazard,” kata Gautama.

Menurut Gautama, kondisi tersebut menunjukkan adanya sistem yang telah terbentuk kuat dan bekerja secara otomatis. Dalam perspektif kontra intelijen, fenomena ini disebut sebagai the system recruits the actor.

“Artinya, bukan individu yang membentuk sistem, tapi sistem yang ‘merekrut’ individu. Siapa pun yang masuk akan berhadapan dengan pola yang sudah siap menarik,” kata Gautama.

Ia mengurai, sistem tersebut tidak hanya berupa praktik tersembunyi, tetapi telah membentuk norma informal, jaringan yang solid, hingga insentif yang mendorong partisipasi dalam praktik ilegal. 

Bahkan, kata dia, ada mekanisme perlindungan bagi pihak-pihak yang terlibat.

“Pejabat yang baru delapan hari menjabat itu bukan koruptor instan. Ia masuk ke sistem yang sudah hidup dan siap ‘mendidik’,” kata Gautama.

Gautama juga menilai praktik di Bea Cukai bukan hal baru. Ia mengaku telah lama melihat adanya kesenjangan gaya hidup yang mencolok di lingkungan tersebut.

“Dari dulu sudah terlihat. Ada yang hidupnya sangat nyaman, jauh di atas rata-rata. Ini bukan hal baru, tapi sudah lama mengkristal,” kata Gautama.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kondisi ini telah berdampak pada sistem operasional. Ruang diskresi yang besar, menurutnya, justru memperlebar celah penyimpangan.

“Ini sudah mempengaruhi sistem operasional. Diskresi yang besar membuka ruang penyimpangan yang semakin luas,” katanya.

Dalam konteks itu, langkah pemerintah melakukan pembenahan, termasuk menghadirkan figur dari luar institusi, dinilai sebagai upaya serius. Namun tantangannya tidak ringan, karena yang dihadapi bukan sekadar individu, melainkan sistem yang telah lama mengakar.

“Kalau hanya OTT (Operasi Tangkap Tangan), itu baru menyentuh permukaan. Yang dibutuhkan adalah pembersihan sistemik,” pungkas Gautama.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya