Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street kembali menunjukkan kekuatannya dengan mencetak rekor baru. Indeks utama terdorong oleh optimisme investor terhadap musim laporan keuangan perusahaan serta harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah, khususnya terkait peluang negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Dikutip dari Reuters, Kamis 16 April 2026, pada penutupan Rabu indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,15 persen. Sementara S&P 500 naik 0,80 persen dan berhasil mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Nasdaq bahkan melonjak lebih kuat, naik 1,60 persen, sekaligus memperpanjang reli menjadi 11 hari berturut-turut -- terpanjang sejak November 2021.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya selera risiko investor. Harapan bahwa konflik di Timur Tengah dapat mereda membuat pasar lebih tenang, terutama karena konflik tersebut sebelumnya sempat mengganggu pasar energi global dan memicu kekhawatiran inflasi serta suku bunga.


Selain faktor geopolitik, kinerja perusahaan juga menjadi pendorong utama. Saham bank besar seperti Bank of America dan Morgan Stanley menguat setelah melaporkan kenaikan laba kuartalan. Sektor keuangan pun ikut terdorong naik, memperkuat sentimen positif di pasar.

Sektor teknologi menjadi bintang utama. Indeks teknologi dalam S&P 500 melonjak lebih dari 2 persen, dengan saham perangkat lunak mencatat kenaikan tajam selama tiga hari berturut-turut. Dorongan tambahan datang dari Broadcom yang naik setelah Meta memperpanjang kerja sama pengembangan chip.

Meski demikian, tidak semua sektor menguat. Sektor material dan industri justru melemah, masing-masing turun lebih dari 1 persen. Hal ini menunjukkan bahwa reli pasar masih belum merata dan lebih ditopang oleh sektor-sektor tertentu, terutama teknologi.

Beberapa saham juga mencatat pergerakan ekstrem. Saham perusahaan komputasi kuantum seperti Rigetti, D-Wave, dan Arqit melonjak tajam. Di sisi lain, saham Allbirds melejit drastis hingga ratusan persen setelah mengumumkan peralihan bisnis ke infrastruktur AI.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya