Berita

Pembangkit listrik tenaga surya di Uma Palak Lestari, Subak Lauh Batu, Desa Keliki, Kabupaten Gianyar. (Foto: Dok. Pertamina)

Nusantara

Produksi EBT Pertamina Perkuat Ketahanan Kelistrikan Nasional

RABU, 15 APRIL 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) guna mendukung ketahanan energi dan keandalan pasokan listrik nasional di tengah dinamika energi global.

Hingga 2025, Pertamina mencatat produksi listrik bersih sebesar 8.743 GWh yang berasal dari pembangkit energi rendah karbon dengan total kapasitas terpasang mencapai 3,1 GW. Capaian ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung transisi energi sekaligus memperkuat bauran energi nasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan pengembangan EBT merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan global, termasuk fluktuasi harga energi dan ketidakpastian pasokan.


“Pengembangan energi baru terbarukan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Baron.

Menurutnya, diversifikasi sumber energi juga berperan dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan meningkatkan ketahanan sistem energi nasional terhadap gejolak pasar global.

Produksi listrik bersih Pertamina berasal dari berbagai sumber energi, antara lain pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berkapasitas 727 MW, gas to power sebesar 1.772 MW, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 55,3 MW, dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) 2,4 MW.

Selain mengembangkan pembangkit energi bersih, Pertamina juga mendorong kemandirian energi masyarakat melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB). Hingga saat ini, Pertamina telah membangun 252 DEB di berbagai wilayah Indonesia dengan pemanfaatan energi surya, mikrohidro, dan biogas.

“Pengembangan energi bersih hingga tingkat desa menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutup Baron.

Melalui pengembangan energi baru terbarukan, Pertamina terus mendukung target transisi energi nasional dan mewujudkan sistem energi yang lebih berkelanjutan, tangguh, dan mandiri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya