Berita

DPRD Indramayu ajak masyarakat pesisir ke KKP untuk berkonsultasi terkait PSN Tambak. (Foto: Dok. Imron Rosadi)

Nusantara

DPRD Indramayu Ajak Masyarakat Pesisir ke KKP Konsultasi PSN Tambak

SELASA, 14 APRIL 2026 | 21:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu mengajak perwakilan Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengonsultasikan polemik Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura.

Langkah ini dilakukan agar persoalan antara petambak dan pemerintah tidak berlarut-larut. Rombongan diterima langsung Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI, Tb Haeru Rahayu, pada Senin, 13 April 2026 kemarin.

Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah pusat dan para petambak.


“Senin kemarin kami dari Komisi II mengajak Kompi berdiskusi langsung dengan Dirjen di KKP terkait PSN ini. Alhamdulillah bisa bertemu dan berdiskusi dengan Dirjen serta jajaran direktur,” kata Imron saat dikonfirmasi, Selasa, 14 April 2026.

Komisi II sengaja melibatkan Kompi karena merupakan pelaku tambak yang telah lama menggarap lahan yang masuk dalam rencana PSN Revitalisasi Tambak Pantura. Dalam forum tersebut, perwakilan Kompi menyampaikan sejumlah tuntutan, khususnya terkait lahan garapan milik Perhutani yang masuk dalam lokasi proyek.

“Forum berjalan cair dan ada kemajuan. Diskusi tidak mentok, justru mengarah pada solusi yang lebih baik,” ujar Imron.

Sejumlah opsi disampaikan apabila program PSN tetap dijalankan, mulai dari skema kemitraan, pemberian ganti rugi, hingga usulan penggeseran titik lokasi proyek. Hal ini menyusul kondisi di lapangan, di mana sebagian titik yang direncanakan telah berubah fungsi menjadi sawah hingga permukiman warga.

“Ada titik yang saat ini sudah jadi permukiman, bahkan nyaris terdampak langsung. Karena itu mereka meminta agar lokasi dikaji ulang dan, jika memungkinkan, digeser ke lahan yang masih tersedia,” jelasnya.

Komisi II juga meminta pemerintah terus melakukan sosialisasi kepada para petambak, mengingat masih banyak informasi yang belum utuh diterima masyarakat, termasuk terkait skema kompensasi.

“Ini butuh kehati-hatian. Prosesnya masih panjang dan terus dikaji. Kami minta semua pihak bersabar karena tujuannya mencari solusi terbaik,” pungkas Imron.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya