Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

SELASA, 14 APRIL 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Maraknya aksi premanisme yang baru-baru ini viral terjadi di kawasan Tanah Abang, mendapat perhatian serius dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Aksi pemalakan yang menyasar sopir bajaj dan pedagang bakso tersebut memicu keresahan publik terkait keamanan di kawasan sekitar.

Pramono memastikan bahwa para pelaku pemalakan yang terekam dalam video viral tersebut saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.


"Kemarin yang melakukan pemalakan baik itu kepada pedagang maupun bajaj, sudah ditangkap semua," ujar Pramono di Jakarta Timur, Selasa, 14 April 2026.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberikan ruang bagi praktik pungutan liar maupun premanisme terhadap warga yang mencari nafkah.

"Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya untuk hal yang seperti ini nggak boleh terjadi lagi," katanya.

Karena itu, Gubernur mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menindak tegas aksi premanisme di Jakarta. Ia berharap Jakarta menjadi kota yang aman bagi masyarakatnya.

"Jadi saya sebagai Gubernur Jakarta termasuk memberikan support untuk mengambil tindakan tegas premanisme kepada siapapun di Jakarta ini," ucap Pramono.

Sekadar diketahui, viral di media sosial adanya aksi pemalakan terhadap sopir bajaj dan pedagang bakso di kawasan Tanah Abang. Mereka dimintai uang setoran dan iuran oleh preman tersebut disertai aksi perusakan barang.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya