Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Dunia

Putin Curhat Perdagangan RI-Rusia Melambat, Ajak Prabowo Cari Solusi

SENIN, 13 APRIL 2026 | 21:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan adanya perlambatan dalam perdagangan bilateral dengan Indonesia di tahun 2026. 

Hal tersebut ia sampaikan saat menggelar pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Senin, 13 April 2026.

Menurut Putin, sektor ekonomi dan perdagangan merupakan tulang punggung kemitraan RI-Rusia. 


Ia mencatat capaian positif dengan kenaikan 12 persen tahun lalu, namun mengakui adanya tren melambat di awal 2026.

“Pada tahun yang lalu, perdagangan bilateral naik dengan 12 persen. Pada awal tahun ini, kami menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral," ungkap Putin. 

Presiden Rusia itu berharap pertemuan dengan Prabowo Subianto kali ini dapat dimanfaatkan untuk merumuskan solusi konkret guna mendongkrak kerja sama ekonomi kedua negara.

"Kami berharapan bahwa dalam pertemuan hari ini, yang mulia kita akan sempat mencari berbagai-bagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara kita,” kata dia. 

Lebih jauh, Putin memaparkan sejumlah sektor prioritas yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, mulai dari energi, antariksa, pertanian, industri hingga farmasi.

Putin juga memberi perhatian pada kerja sama humaniter, termasuk pendidikan dan hubungan antar masyarakat. 

“Kementerian-kementerian luar negeri kedua negara kita bekerjasama secara sangat erat, berinteraksi dengan sangat baik di berbagai-bagai format internasional,” tuturnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya