Berita

Polda Jawa Barat membongkar lebih dari seribu kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras. (Foto: RMOLJabar)

Presisi

Polda Jabar Gencar Sikat Narkoba, 1.138 Kasus Dibongkar

SENIN, 13 APRIL 2026 | 16:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perang melawan narkoba di Jawa Barat kian memasuki fase serius. Sepanjang Januari hingga April 2026, Polda Jawa Barat mengungkap 1.138 kasus narkotika dan obat keras terbatas dengan barang bukti mencapai ratusan ribu butir serta puluhan kilogram narkotika siap edar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Albert Raden Dedi Sulistiyo Nugroho menegaskan, pengungkapan tersebut bentuk komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

“Ini bentuk komitmen kami memerangi peredaran narkotika dan obat keras terbatas di Jawa Barat. Tidak ada ruang bagi pelaku yang merusak generasi muda,” tegas Kombes Albert di Mapolda Jabar, Bandung, Senin, 12 April 2026.


Dari total pengungkapan, polisi menyita sabu seberat 13.275,62 gram, ganja 76.488,56 gram, ekstasi 408 butir, tembakau sintetis 3.828,05 gram, cairan bibit tembakau sintetis 2.478,06 mililiter, serbuk bibit 9 gram, psikotropika 2.245 butir, serta obat keras terbatas sebanyak 668.328 butir.

Salah satu kasus menonjol terjadi di Kota Bogor. Polisi menangkap Arya Wira Dirgantara (30) di rumahnya di Tanah Sareal, Selasa malam, 7 April 2026. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan.

Dari penggeledahan, petugas menemukan sabu seberat 1,062 kilogram yang disimpan di sejumlah titik di dalam rumah. Tersangka mengaku barang tersebut merupakan titipan seseorang yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU 35/2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 ayat (2) huruf a UU 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Pengungkapan besar lainnya terjadi di Indramayu. Polisi membongkar jaringan peredaran obat keras terbatas dan menangkap tiga tersangka, yakni Priyanto, Darmono, dan Muhammad Nazar.

Penangkapan bermula dari operasi di Desa Kedokan Gabus, Kecamatan Gabuswetan pada 8 April 2026. Dari pengembangan, polisi menggerebek lokasi lain di Kecamatan Patrol hingga sebuah kontrakan di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dari rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita sekitar 99.000 butir obat keras terbatas.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (2) UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Albert menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan setiap kasus guna memutus mata rantai peredaran narkoba.

“Kami mengajak masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan penyalahgunaan narkotika. Peran masyarakat sangat penting,” jelas Kombes Albert sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Polda Jabar memastikan operasi pemberantasan narkoba akan terus digencarkan demi melindungi generasi muda dan menjaga kamtibmas di wilayah Jawa Barat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya