Berita

Nenek berusia 63 tahun bersama rekannya diamankan petugas usai kedapatan membawa sabu 2 kilogram di Bandara Silangit, Tapanuli Utara. (Foto: Istimewa)

Presisi

Nenek 63 Tahun Selundupkan 2 Kg Sabu

Dibekuk di Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit
SENIN, 13 APRIL 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang nenek berusia 63 tahun berinisial I nekat menjadi kurir narkoba. I ditangkap bersama seorang pria berinisial MAA (38) saat hendak menyelundupkan sabu seberat lebih dari 2 kilogram melalui Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit, Jumat 10 April 2026. 

Keduanya diamankan saat akan terbang menuju Samarinda, Kalimantan Timur, dengan rute transit melalui Bandara Soekarno-Hatta. Mereka diketahui merupakan warga asal Samarinda. 

Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan petugas keamanan bandara (Avsec) terhadap salah satu tas milik pelaku saat proses check-in. Tas tersebut kemudian diamankan dan dilaporkan ke pihak kepolisian. 


Kasi Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, penindakan berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas lalu menjemput kedua tersangka dari ruang tunggu untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. 

“Kedua tersangka sebagai pemilik barang diminta membuka sendiri tas mereka di hadapan petugas,” ujar Aiptu Walpon Baringbing, Senin 13 April 2026.

Saat tas dibuka, petugas menemukan sabu yang telah dikemas rapi menggunakan plastik dan disembunyikan di lipatan kain guna mengelabui pemeriksaan. 

"Dari hasil interogasi awal, kedua tersangka mengakui sabu dengan berat total 2,045 kilogram tersebut milik mereka," kata Walpon dikutip dari RMOLSumut.

Barang haram itu dibeli dari seseorang berinisial A dengan harga Rp280 juta. 

Rencananya, sabu tersebut akan dibawa ke Samarinda untuk diperjualbelikan. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan petugas gabungan di bandara. 

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tapanuli Utara untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses penyidikan lebih lanjut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya