Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Constantine, Saint Petersburg, Kamis, 19 Juni 2025. (Foto: Setneg)

Politik

Pertemuan Prabowo-Putin Diharap Bawa Perdamaian Dunia dan Kerja Sama Energi

SENIN, 13 APRIL 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin didukung Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh.

Menurut Oleh Soleh, kunjungan tersebut memiliki arti strategis di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, terutama terkait konflik di Timur Tengah dan isu ketahanan energi.

“Kunjungan ke Rusia sangat penting dalam membahas kondisi geopolitik global. Ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan keamanan dan perdamaian dunia,” ujar Oleh Soleh, Senin, 13 April 2026.


Ia menekankan bahwa Indonesia bersama Rusia dapat memainkan peran penting dalam mendorong perdamaian dunia. Salah satu langkah konkret yang dapat diusulkan adalah mendorong gencatan senjata permanen, khususnya dalam perang antara Iran dan Amerika Serikat.

“Indonesia bersama Rusia harus menyuarakan perdamaian dunia. Kita bisa mengusulkan gencatan senjata permanen antara Iran dan Amerika, serta mendorong penghentian berbagai konflik bersenjata,” lanjutnya.

Oleh Soleh juga menyoroti posisi strategis Rusia saat ini, di mana Presiden Vladimir Putin diketahui tengah menjalin komunikasi dengan Iran setelah proses negosiasi dengan Amerika Serikat mengalami kebuntuan. 

Hal ini dinilai membuka ruang bagi diplomasi yang lebih luas, termasuk keterlibatan Indonesia sebagai negara non-blok yang konsisten mendorong perdamaian.

Selain isu geopolitik, aspek kerja sama bilateral di sektor energi juga menjadi perhatian penting. Oleh Soleh berharap kunjungan Presiden Prabowo dapat memperkuat kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia.

“Dalam lawatan ini, Presiden Prabowo juga bisa menguatkan kerja sama energi, sehingga pasokan minyak tetap aman dan stabil. Ini penting agar tidak terjadi gejolak harga yang berdampak pada perekonomian nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, kerja sama strategis di bidang energi akan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Dengan kunjungan ini, DPR berharap Indonesia dapat semakin aktif berperan dalam diplomasi global sekaligus memperkuat kepentingan nasional di bidang energi dan stabilitas kawasan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya