Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

SENIN, 13 APRIL 2026 | 10:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah langsung tertekan di awal perdagangan awal pekan. Pada Senin 13 April 2026 pagi rupiah dibuka melemah ke level Rp17.124 per dolar Amerika Serikat (AS).

Posisi tersebut turun 0,12 persen dibanding penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.104 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah berlanjut hingga pertengahan pagi. Pada pukul 09.50 WIB, mata uang Garuda tercatat melemah 0,15 persen ke level Rp17.130 per dolar AS.


Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan ini dipicu oleh kegagalan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. 

Pembicaraan yang berlangsung selama 21 jam di Pakistan pada akhir pekan disebut tidak menghasilkan kesepakatan.

“Kesepakatan gagal, rupiah melemah tajam, harga minyak terbang, karena Selat Hormuz ditutup kembali. Kalau terjadi perang darat, emas siap terbang,” kata Ibrahim dalam keterangannya.

Sentimen global tersebut juga menekan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,45 persen ke level 7.410.

Namun, hingga pukul 09.50 WIB, pelemahan IHSG sedikit mereda menjadi 0,075 persen di level 7.452. Sepanjang sesi pagi, IHSG sempat menyentuh level terendah di 7.351 dan tertinggi di 7.457.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya