Berita

Ilustrasi (Dokumen RMOL)

Bisnis

Tren Klaim Dana Pensiun Meningkat: OJK Tekankan Pentingnya Strategi ALM

SENIN, 13 APRIL 2026 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri dana pensiun di Indonesia mencatatkan dinamika baru pada awal tahun ini. 

Berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total pembayaran manfaat dana pensiun telah menembus angka Rp 20,79 triliun per Februari 2026. 

Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 14,26 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.


Lonjakan pembayaran ini tidak terjadi tanpa alasan. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan bahwa faktor demografis menjadi pemicu utama. 

“Peningkatan ini pada prinsipnya didorong oleh bertambahnya jumlah peserta yang memasuki usia pensiun normal,” ujar Ogi, di Jakarta, dikutip Senin 13 April 2026.

Selain faktor usia pensiun normal, OJK juga mengidentifikasi variabel lain yang mempercepat laju klaim, di antaranya; klaim manfaat akibat peserta yang meninggal dunia serta pencairan manfaat akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Meningkatnya arus kas keluar untuk pembayaran manfaat secara otomatis memberikan tekanan lebih pada kewajiban jangka panjang dana pensiun. Menanggapi situasi ini, OJK mengimbau para pengelola untuk memperkuat strategi investasi dan operasional.

Ogi Prastomiyono menekankan bahwa penerapan Asset Liability Management (ALM) bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga keseimbangan antara aset yang dikelola dengan kewajiban masa depan.

OJK juga menyoroti peran pemberi kerja dalam menjaga kesinambungan pendanaan. Komitmen iuran perlu dijaga agar tidak terjadi kesenjangan. Selain itu, tata kelola menjadi fokus utama dalam pengelolaan dana pensiun.

“Penguatan tata kelola harus dilakukan di seluruh aspek operasional, termasuk pengelolaan investasi, kepesertaan, dan pendanaan,” jelas Ogi.

Dengan langkah-langkah mitigasi ini, OJK berharap industri dana pensiun tetap resilien dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pesertanya di tengah tren kenaikan klaim yang ada.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya