Berita

Kapal pengangkut BBM Pertamina. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Antisipasi Geopolitik Global, Pertamina Siagakan 345 Kapal Energi untuk Wilayah 3T

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 10:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 345 armada kapal disiagakan PT Pertamina (Persero) untuk mengamankan distribusi BBM dan LPG, khususnya di 57 wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Langkah taktis lewat rute maritim ini diambil guna membentengi ketahanan energi nasional di tengah ancaman ketidakpastian geopolitik global.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menegaskan, seluruh armada laut tersebut terus bergerak nonstop demi memastikan pasokan energi tetap aman sampai ke tangan masyarakat.

Ratusan armada yang dikerahkan melalui subholding downstream ini terdiri dari kapal milik sendiri maupun chartered. Komposisinya mencakup 271 kapal pengangkut BBM/BBK, 27 kapal pengangkut Crude, 4 kapal pengangkut petrochemical, dan 43 kapal pengangkut LPG.


Seluruh kapal tersebut bertugas melayani rute-rute menantang di penjuru Nusantara, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Sebagai bukti konkret, pekan ini kapal pengangkut LPG Pertamina, MT Gas Attaka, sukses bersandar di Jetty Integrated Terminal LPG Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Kapal berkapasitas 1.700 metrik ton LPG ini memegang peran krusial dalam menyokong ketahanan pasokan gas di wilayah Sulawesi dan Kalimantan.

Tidak hanya di wilayah timur, LPG Tanker Gas Ambalat juga dilaporkan berhasil merapat di Kalbut, Situbondo, untuk mengamankan kebutuhan pasokan LPG di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Selain mengandalkan keandalan armada laut, BUMN energi ini turut mengoptimalkan kinerja di sektor hulu migas dan pengolahan kilang dalam negeri demi meminimalkan dampak gejolak global. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum pun diperketat untuk memberantas penimbunan serta penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi.

“Masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan indikasi penyalahgunaan energi melalui aparat penegak hukum maupun Pertamina Contact Center 135," imbau Baron dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 12 April 2026.

Sebagai komitmen jangka panjang, pemimpin transisi energi nasional ini memastikan seluruh program operasionalnya tetap sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 dan capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya