Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres RI)

Politik

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 03:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Langkah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin sarat pesan domestik. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan, di tengah meningkatnya simpati publik Indonesia terhadap Iran dan Palestina, kunjungan ke Rusia bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Indonesia tidak sepenuhnya mengikuti garis Barat.

“Ini penting untuk menjaga legitimasi politik di dalam negeri, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia tetap independen,” kata Amir melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu 12 April 2026.


Meski dinilai cerdas, Amir mengingatkan bahwa strategi ini penuh risiko.

Beberapa potensi dampak yang disorot antara lain tekanan diplomatik dari Amerika Serikat, kecurigaan dari negara-negara Board of Peace, risiko sanksi ekonomi sekunder, dan terseret lebih jauh dalam konflik global

“Bermain di dua kaki itu seni tinggi dalam geopolitik. Tapi kalau salah langkah, bisa jatuh ke dua-duanya,” kata Amir.

Meski begitu, lanjut Amir, kunjungan Prabowo ke Rusia menandai fase baru politik luar negeri Indonesia. Negara ini tidak lagi sekadar menjadi penonton, tetapi mulai masuk dalam arena utama geopolitik global.

“Ini pertanda Indonesia ingin naik kelas sebagai middle power yang diperhitungkan. Tapi konsekuensinya besar,” pungkas Amir.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya