Berita

Presiden Direktur PKSS, Sadmiadi. (Foto: Dok: PKSS)

Bisnis

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 03:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Persaingan industri tenaga alih daya yang  ketat mendorong Perusahaan terafiliasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) mempercepat transformasi bisnis. 

Presiden Direktur PKSS, Sadmiadi mengatakan bahwa bisnis outsourcing kini mudah dimasuki kompetitor. 

“Bisnis ini mudah ditiru, seperti rekrutmen satpam dan driver,” ujar Sadmiadi dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu 11 April 2026. 


Ia mengakui, persaingan bahkan merambah perang harga antarperusahaan. 

“Saling sikut, kelangsungan perusahaan bisa terancam,” tegasnya. 

Merespons tekanan itu, PKSS menggeser model bisnis dari penyedia tenaga kerja konvensional menjadi mitra strategis dengan solusi terintegrasi. 

Perusahaan juga memperkuat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan program bootcamp kandidat. 

Di sisi digital, PKSS menghadirkan platform Prima Career untuk rekrutmen end-to-end serta Prima Super App guna pengelolaan kepegawaian. 

“Transformasi dan inovasi teknologi menjadi langkah strategis agar tetap relevan,” tambah Sadmiadi. 

Selain itu, PKSS memperluas pasar ke layanan Business Process Outsourcing (BPO), khususnya di sektor keuangan. 

“PKSS berkomitmen menghadirkan layanan inovatif dan bernilai tambah bagi klien,” pungkasnya. 

Saat ini, PKSS memiliki lebih dari 300 klien dengan sekitar 52 ribu tenaga kerja di 35 wilayah Indonesia. 

Sekitar 70 persen tenaga kerja berada di sektor dasar seperti satpam, sopir, cleaning service, kurir, dan office boy, sementara sisanya di posisi administratif hingga profesional.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya