Berita

Kolase Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan rompi tahanan KPK. (Foto: Dok. Wikipedia)

Hukum

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

SABTU, 11 APRIL 2026 | 16:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebanyak 18 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat, 10 April 2026.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dari total 18 orang yang diperiksa dan diamankan, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta secara bertahap untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur ini, selanjutnya 13 orang di antaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap,” ungkap Budi kepada wartawan, Sabtu, 11 April 2026.


Budi merinci, pada tahap pertama, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo telah tiba di Jakarta pada pagi hari.

“Kemudian siang ini, tahap kedua tim membawa 11 orang, dan tahap ketiga membawa 1 orang,” ujarnya.

Budi menambahkan, 13 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut terdiri dari Bupati, 11 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, 1 satu orang pihak lainnya.

“Ke-13 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati, sebelas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya,” jelasnya.

Selanjutnya, para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta.

Selain mengamankan para pihak, Penyidik KPK juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai yang diduga terkait dengan perkara yang sedang diselidiki.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya