Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: Dok. Kemenko Pangan)

Nusantara

Menutup Celah Gizi: Pemerintah Pacu Target MBG di Pesantren

SABTU, 11 APRIL 2026 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski program MBG telah bergulir, sebaran manfaat di lingkungan pesantren diakui masih tertinggal jauh dibandingkan sekolah formal. Menyadari adanya ketimpangan ini, pemerintah kini memasang target untuk mengakselerasi jangkauan program ke berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam peninjauan di Pondok Pesantren Tebuireng baru-baru ini, menegaskan bahwa pesantren harus segera menjadi prioritas utama dalam ekosistem ketahanan pangan nasional.

Saat ini, jangkauan MBG di pesantren memang masih terbatas. Namun, pemerintah berkomitmen menjadikannya sebagai bagian dari strategi besar kemandirian pangan berbasis komunitas.


“Kita masih dan akan terus mempercepat implementasi MBG di pesantren, sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi santri dan penguatan ketahanan pangan,” tegas Zulhas, dikutip Sabtu 11 April 2026.

Pemerintah memandang pesantren bukan hanya sebagai institusi pendidikan, melainkan benteng pertahanan pangan di tengah ketidakpastian global. 

Ada tiga alasan utama mengapa percepatan ini mendesak

1.  Kemandirian Komunitas: Pesantren memiliki modal sosial gotong royong yang kuat untuk mengelola pangan secara mandiri.
2.  Stabilitas Nasional: Memperkuat pangan di level akar rumput akan melindungi Indonesia dari gangguan rantai pasok dunia.
3.  Kedaulatan Dalam Negeri: Mengurangi ketergantungan pada distribusi luar negeri dengan mengandalkan sinergi lokal.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kita harus memperkuat kemandirian pangan nasional. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu sinergi dengan ulama dan masyarakat,” tambah Zulhas. 

Ia mengingatkan bahwa urusan perut santri adalah urusan kemanusiaan. Pesantren diharapkan tidak lagi hanya menjadi penonton dalam program ini, melainkan menjadi aktor utama dalam distribusi gizi.

Pemerintah secara bertahap terus menambah kuota penerima manfaat di pesantren guna mengejar ketertinggalan jumlah dari sekolah umum. Dengan kolaborasi bersama para ulama, program MBG diharapkan mampu menciptakan generasi santri yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya