Berita

MT Gas Attaka. (Foto: Pertamina Patra Niaga)

Bisnis

MT Gas Attaka Punya Peran Strategis Distribusikan LPG ke Daerah Pelosok

SABTU, 11 APRIL 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah peningkatan kebutuhan LPG di sejumlah wilayah, distribusi logistik laut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyaluran energi kepada masyarakat, termasuk di daerah dengan keterbatasan akses.
 
Salah satunya adalah MT Gas Attaka, kapal LPG milik PT Pertamina Patra Niaga yang saat ini melayani rute distribusi ke wilayah Kalimantan dan Sulawesi, termasuk menuju Amurang dan Donggala. Kapal ini memiliki kapasitas muatan sekitar 1.700 MT dalam setiap perjalanan, sehingga berperan dalam mendukung pasokan LPG ke wilayah tujuan.
 
Dalam menjalankan perannya, MT Gas Attaka secara rutin menempuh perjalanan laut selama beberapa hari untuk mengangkut LPG ke wilayah tujuan. Kapal ini dioperasikan oleh awak kapal yang bekerja secara bergantian selama 24 jam guna memastikan distribusi berjalan dengan aman dan tepat waktu.
 

 
Wilayah tujuan tersebut memiliki karakteristik geografis yang tidak selalu mudah dijangkau melalui jalur darat, sehingga distribusi energi sangat bergantung pada konektivitas logistik laut.
 
Dalam konteks ini, armada kapal berperan sebagai penghubung antara titik suplai dan terminal distribusi di daerah tujuan. Setiap perjalanan kapal menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat di wilayah dengan akses terbatas.
 
Perjalanan kapal LPG dilakukan melalui pengaturan rute dan jadwal yang terus disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih selaras dengan kondisi di masing-masing wilayah.
 
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa pengelolaan distribusi LPG dilakukan secara dinamis guna mendukung kelancaran penyaluran energi.
 
“Pergerakan kapal LPG terus kami atur menyesuaikan kebutuhan di berbagai wilayah. Armada seperti MT Gas Attaka menjadi bagian dari sistem distribusi yang menghubungkan titik suplai hingga ke terminal distribusi, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujar Arif dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 10 April 2026.
 
Ia menambahkan, distribusi energi merupakan sistem yang saling terhubung, sehingga keseimbangan antara pasokan dan konsumsi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penyaluran.
 
Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak dan sesuai kebutuhan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
 
Seluruh operasional kapal LPG dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan pelayaran sekaligus mendukung keandalan distribusi energi. Dukungan ini diperkuat oleh armada kapal milik dan kapal charter, dengan 9 kapal LPG milik serta lebih dari 30 kapal charter yang beroperasi untuk menjangkau berbagai wilayah.
 
Melalui pergerakan armada yang terus beroperasi di berbagai rute, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi LPG agar dapat menjangkau wilayah-wilayah dengan karakteristik geografis yang beragam di Indonesia.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya