Berita

Forum Ukhuwah Islamiyah Indonesia mendukung independensi Mahkamah Konstitusi (MK). (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 22:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Forum Ukhuwah Islamiyah Indonesia (FUII) menyatakan dukungan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) agar tetap independen dan tidak tunduk pada tekanan dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.

“Mahkamah Konstitusi harus berdiri tegak sebagai penjaga konstitusi. Jangan takut terhadap tekanan dari pihak mana pun. Putusan harus murni berdasarkan hukum dan keadilan,” kata Ketua FUII, Muhammad Risdiansyah saat menggelar aksi damai di Jakarta, Jumat, 10 April 2026.

Ia menegaskan, independensi MK merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas demokrasi dan kepastian hukum di Indonesia. Segala bentuk intervensi terhadap lembaga konstitusi berpotensi merusak kepercayaan publik.


“Kalau lembaga konstitusi ditekan, maka yang runtuh bukan hanya hukum, tapi juga kepercayaan publik terhadap negara,” ujarnya.

Selain itu, FUII juga menyoroti pentingnya menjaga marwah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Risdiansyah menegaskan, TNI harus tetap profesional dan tidak ditarik ke dalam kepentingan politik praktis.

“TNI adalah benteng kedaulatan negara. Marwah dan kehormatannya harus dijaga bersama, jangan sampai ditarik ke kepentingan politik sesaat,” tegasnya.

Ia menambahkan, stabilitas nasional hanya dapat terjaga jika seluruh elemen negara berjalan sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing.

“Negara ini kuat jika konstitusi dijaga dan kedaulatan dilindungi. MK harus berani, dan TNI harus tetap profesional serta dihormati,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya