Berita

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 21:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, membantah tegas narasi yang menyebut Indonesia akan mengalami kekacauan atau kaos dalam waktu dekat.  

Dalam konferensi pers di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 10 April 2026, Teddy menyebut isu tersebut sebagai informasi keliru yang tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

"Jadi beberapa waktu lalu sempat ada isu yang menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan kaos ya. Pertama, saya minta maaf mau luruskan, itu adalah narasi yang keliru. Tidak ada itu kaos-kaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” ujar Teddy.


Sebagai bantahan konkret, Teddy menyoroti kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, meskipun tekanan global meningkat akibat konflik di Timur Tengah.

Menurutnya, keputusan tersebut menjadi indikator kuat bahwa kondisi nasional tetap stabil.

“Buktinya apa? Satu, di tengah konflik global dan dampak di Timur Tengah, perang di Timur Tengah, banyak sekali negara yang menaikkan harga BBM, kesulitan BBM, tapi justru Presiden Prabowo memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi sama sekali. Itu fakta. Anda bisa lihat sendiri di negara tetangga dan negara sekitar. Oke,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa data ekonomi menunjukkan arah yang positif. Dikatakan bahwa beli masyarakat masih terjaga, seiring dengan indikator makroekonomi yang mengarah pada optimisme di tengah dinamika global.

“Data perekonomian dari ekonom yang benar menunjukkan kita mengarah ke optimistik. Daya beli masyarakat terjaga,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya