Berita

Ilustrasi Vaksinasi Campak (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

BPOM Izinkan Vaksin Campak untuk Dewasa, Ini Manfaatnya

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 19:14 WIB | OLEH: TIFANI

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan persetujuan penggunaan vaksin campak produksi Bio Farma untuk kelompok dewasa yang berisiko terinfeksi. Kebijakan ini menjadi langkah penting dalam upaya menekan penyebaran campak, khususnya di kalangan tenaga kesehatan dan kelompok rentan.

Sebelumnya, vaksin campak hanya diwajibkan bagi anak-anak melalui program imunisasi nasional. Vaksin diberikan sebanyak tiga kali, yaitu saat usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster ketika anak memasuki kelas 1 SD.

Dengan adanya izin terbaru ini, vaksinasi campak tidak lagi terbatas pada kelompok prioritas. Masyarakat umum yang ingin melindungi diri kini juga dapat mengakses vaksin secara mandiri, terutama bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terpapar virus.


Apa Itu Vaksin Campak?

Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, campak merupakan infeksi virus yang sangat menular dan ditandai dengan gejala utama berupa ruam kulit dan demam. Dalam beberapa kasus, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius hingga memerlukan perawatan di rumah sakit.

Vaksinasi menjadi cara paling aman dan efektif untuk mencegah infeksi campak, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Selain melindungi individu, vaksin juga berperan penting dalam mengurangi penyebaran virus di masyarakat.

Vaksin campak umumnya diberikan dalam bentuk vaksin kombinasi, antara lain:


Kedua jenis vaksin ini telah digunakan secara luas dan terbukti efektif dalam mencegah penyakit.

Pentingnya Herd Immunity

Pemberian vaksin campak secara luas berkontribusi terhadap terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Ketika sebagian besar populasi telah divaksin, penyebaran virus menjadi sangat terbatas.

Hal ini memberikan perlindungan tidak langsung bagi individu yang belum bisa divaksin, seperti bayi dengan kondisi medis tertentu atau orang dengan sistem imun lemah. Program vaksinasi campak pada anak selama ini terbukti mampu menurunkan angka kasus, mencegah wabah besar, serta mengurangi beban biaya kesehatan akibat perawatan pasien dengan komplikasi berat.

Cara Pemberian dan Efek Samping Vaksin

Vaksin campak diberikan melalui suntikan intramuskular, yaitu penyuntikan ke dalam otot. Kombinasi vaksin seperti MMR dan MMRV dinilai aman dan efektif dalam memberikan perlindungan jangka panjang.

Seperti halnya vaksin lain, imunisasi campak juga dapat menimbulkan efek samping. Namun, efek yang muncul umumnya ringan dan bersifat sementara, seperti: Efek samping tersebut biasanya muncul dalam waktu 7–10 hari setelah vaksinasi dan akan hilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya