Berita

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli kepada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9 April 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 15:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak menyasar program magang nasional. 

Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli kepada wartawan seusai rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

“Magang nasional memang belum ya, belum apa, belum ada di mata anggaran. Jadi memang itu sifatnya adalah kita harus usulkan,” ujar Yassierli.


Ia menjelaskan, efisiensi yang dilakukan lebih difokuskan pada pos-pos seperti perjalanan dinas dan kegiatan administratif, termasuk rapat-rapat. Namun, detail pemangkasan masih dalam proses penyisiran lebih lanjut karena sifatnya masih bersifat global.

“Jadi yang diefisienkan itu memang sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Menkeu, terkait dengan perjalanan dinas, ya, kemudian terkait dengan administratif. Detailnya, ya rapat-rapat dan seterusnya, kami masih, karena itu gelondongan. Jadi kita harus sisir dulu,” jelasnya.

Di tengah kebijakan efisiensi tersebut, Kemnaker, kata Yassierli, tetap berupaya menjaga keberlangsungan program pelatihan dan vokasi dengan mengedepankan inovasi dan kolaborasi lintas kementerian.

Yassierli mengungkapkan, pihaknya telah menjalankan sejumlah proyek percontohan (pilot project) pelatihan bersama kementerian lain, seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Koperasi, serta kerja sama pelatihan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Jadi skema-skema seperti ini, kita memiliki balai, kita memiliki instruktur, kita memiliki skema sertifikasi. Kemudian kementerian teknis tersebut ada program, kemudian juga ada sharing pembiayaan di situ. Jadi itulah strategi kita terkait dengan pelatihan vokasi, ya,” ungkapnya.

Selain itu, Kemnaker juga akan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk rapat secara daring, sebagai bagian dari adaptasi terhadap kebijakan efisiensi anggaran.

“Ya kita akan optimalkan itu,” pungkasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya