Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melemah Tipis di Penutupan Sesi I, Kamis Siang

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 12:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,15 persen atau turun 11,176 poin ke level 7.268,03. 

Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis siang 9 April 2026, IHSG bergerak dalam kisaran 7.191-7.290 setelah dibuka di level 7.279 pagi tadi.

Dari total 808 saham yang diperdagangkan, sebanyak 360 saham turun harga, 275 saham naik harga, dan 173 saham stagnan. 


BBRI, BRPT, dan BUMI tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi terbesar.

---
Pelemahan IHSG tercermin pada mayoritas indeks sektoral. Berikut kinerja sektor utama:

Sektor perindustrian turun 1,73 persen dan menjadi yang terlemah. Sektor keuangan turun 0,80 persen, sektor Kesehatan turun 0,67 persen, sektor teknologi turun 0,60 persen, sektor barang baku turun 0,52 persen, sektor barang konsumen primer turun 0,54 persen.

Sektor properti dan real estate juga turun 0,29 persen, sementara sektor infrastruktur turun 0,27 persen. 

Sementara itu, sektor yang mencatat penguatan adalah sektor energi yang naik 1,17 persen dan menjadi yang terkuat. 

Sektor barang konsumen primer naik 0,86 persen dan sektor transportasi da logistic naik 0,41 persen.

Top losers LQ45 siang ini adalah; PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang anjlok 3,79 persen, kemudian PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 3,78 persen, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 3,62 persen. 

Sedangkan top gainers LQ45 adalah; PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang melonjak 15,3 persen, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang naik 6 persen, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bertambah 4,25 persen. 

Total volume transaksi mencapai 16,64 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,84 triliun. 

Dari pergerakan saham, 360 saham turun, 275 saham naik, dan 173 saham stagnan, mencerminkan kondisi pasar yang masih cenderung melemah di sesi pertama.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya