Berita

Penemuan jenazah SA di perkebunan di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumsel. (Foto: Istimewa)

Presisi

Anak Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat

Pelaku Ditangkap 12 Jam Usai Penemuan Jasad
KAMIS, 09 APRIL 2026 | 02:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang ibu rumah tangga lansia berinisial SA (63) ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh termutilasi dan dikubur di sebuah kebun di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada Rabu 8 April 2026.

Terduga pelaku tak lain adalah anak kandungnya sendiri berinisial AF (23). Pelaku diringkus hanya dalam waktu 12 jam setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polda Sumatera Selatan dan Satreskrim Polres Lahat di sebuah penginapan di wilayah Kabupaten Lahat, Rabu 8 April 2026.


Operasi ini merupakan hasil pengembangan cepat setelah identitas pelaku berhasil dikantongi penyidik. 

Peristiwa ini terungkap berawal dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat korban selama hampir sepekan. Kecurigaan tersebut mengarah ke kebun milik korban yang tampak memiliki galian tanah mencurigakan.

Pengecekan dilakukan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB oleh keluarga bersama warga dan perangkat desa. Hasilnya mengejutkan.

Warga menemukan tiga karung plastik yang dikubur di dalam lubang sedalam sekitar 1,5 meter. Saat dibuka, karung tersebut berisi potongan tubuh manusia yang diduga merupakan jasad korban SA.

Temuan mengerikan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas Polres Lahat segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan identifikasi oleh tim forensik guna memastikan penyebab kematian.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.

“Tim gabungan langsung bergerak melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap pelaku, yang ternyata merupakan anak kandung korban sendiri,” kata Nandang dikutip dari RMOLSumsel.

Saat ini penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk menggali motif di balik aksi keji tersebut serta melengkapi alat bukti.

Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga sekitar, telah dimintai keterangan guna mengungkap secara utuh kronologi peristiwa yang mengejutkan ini.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya