Berita

Pertamina NRE dan CRecTech Singapura menandatangani Nota Kesepahaman pada Rabu, 1 April 2025. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina NRE Gandeng Crectech Singapura Kembangkan Bisnis Biometanol

RABU, 08 APRIL 2026 | 20:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengembangkan bisnis energi baru terbarukan dengan menggandeng perusahaan Singapura, CRecTech Pte. Ltd. (CRecTech). 

Pengembangan bisnis ini semakin serius dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu, 1 April 2026 dengan CRecTech terkait eksplorasi pengembangan fasilitas percontohan biogas ke biometanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Sumatra, Indonesia. 

CEO Pertamina NRE, John Anis menyebut kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat pengembangan energi bersih berbasis sumber daya lokal. Menurutnya Indonesia memiliki potensi besar dalam hal pasar maupun ketersediaan bahan baku, khususnya limbah kelapa sawit yang belum dimanfaatkan secara optimal. 


“Ke depan, kami berharap inisiatif ini tidak hanya berhenti pada tahap percontohan, tetapi dapat segera ditingkatkan (scale up) ke level komersial yang lebih besar sehingga memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekosistem energi hijau di Indonesia,” ujar John dalam keterangan yang dikutip Rabu, 8 April 2026.

Lewat kerja sama ini, Pertamina NRE dan CRecTech akan melakukan studi bersama untuk mengevaluasi kelayakan pengembangan fasilitas percontohan biogas ke biometanol di KEK Sei Mangkei. Jika hasil studi menunjukkan potensi yang positif, kolaborasi ini akan dilanjutkan dengan pemanfaatan teknologi katalitik CRecREF milik CRecTech pada Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei. 

“Teknologi CRecREF milik CRecTech dirancang khusus untuk aplikasi seperti ini, yaitu mengonversi aliran biogas berkualitas rendah menjadi bahan kimia hijau bernilai tinggi langsung di lokasi produksi, tanpa kebutuhan investasi besar seperti pada pabrik metabolism konvensional,” jelas CEO CRecTech, Kang Hui Lim. 

CRecTech merupakan perusahaan teknologi bersih berbasis di Singapura yang mengonversi gas berbasis karbon menjadi bahan kimia serta bahan bakar bernilai tinggi melalui teknologi katalitik CrecREF, dengan fokus mendukung bekarbonisasi dan pengembangan kimia hijau.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya