Berita

Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Prabowo akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali

RABU, 08 APRIL 2026 | 22:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya menarik lebih banyak investor asing, Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Pusat Finansial Khusus atau special financial center. 

Kabar itu diungkap Kepala Negara dalam taklimatnya di Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Rabu, 8 April 2026. 

Menurut Prabowo, gagasan pembangunan kawasan finansial khusus sejatinya telah diusulkan sejak beberapa tahun lalu oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. 


Dalam usulan awalnya, Bali diproyeksikan menjadi lokasi ideal bagi pembentukan pusat finansial tersebut.

"Rencana kita mau bikin Special Financial Center. Kalau Pak luhut sarankannya di Bali " ujar Prabowo. 

Prabowo menilai ide itu kini semakin relevan melihat perkembangan situasi global yang penuh ketidakpastian. Apalagi, banyak investor dunia mulai mencari kawasan baru yang dinilai aman dan stabil untuk menempatkan modal mereka di tengah meningkatnya tensi konflik di berbagai belahan dunia.

"Ternyata, sekarang uang-uang yang di Timur Tengah, dia mau kemana? Negara mana yang tidak perang sekarang? Indonesia salah satu yang paling diminati," kata dia.

Presiden RI menegaskan bahwa Indonesia harus mampu memanfaatkan momentum tersebut sebagai peluang strategis untuk menarik arus investasi global. 

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki Indonesia harus dibarengi dengan kerja keras, ketelitian, dan kesiapan pemerintah dalam menghadirkan berbagai terobosan ekonomi baru. 

"Intinya adalah, kita sangat banyak potensi. Tapi ini juga, yang saya katakan, membuat kita sekarang harus lebih keras, bekerja lebih teliti," tutupnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya