Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Global

Prancis Krisis BBM, Banyak SPBU Kehabisan Stok

RABU, 08 APRIL 2026 | 15:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis kini menghadapi krisis bahan bakar yang semakin serius. Sekitar 18 persen stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di negara itu dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar.

Menteri Energi Delegasi Prancis, Maud Bregeon, menjelaskan bahwa gangguan paling terasa terjadi di jaringan SPBU milik perusahaan energi besar, TotalEnergies.

"Keputusan TotalEnergies untuk membekukan harga bahan bakar, menjaganya tetap di bawah harga pesaingnya, telah menyebabkan para pengemudi berbondong-bondong mengisi bahan bakar di stasiun Total, sehingga menyulitkan pasokan," ujarnya, dikutip dari France24, Rabu 8 April 2026.


TotalEnergies menetapkan harga maksimal bensin tanpa timbal sebesar 1,99 Euro per liter selama April, sementara harga solar dinaikkan menjadi 2,25 Euro agar lebih mendekati harga pasar. 

Namun, kebijakan ini memicu lonjakan permintaan sejak pertengahan Maret dan menyebabkan tekanan pada pasokan, terutama untuk solar. Perusahaan bahkan mengakui adanya ketegangan pasokan lokal di beberapa wilayah.

Pemerintah Prancis menegaskan bahwa masalah ini bukan karena kekurangan pasokan nasional, melainkan gangguan distribusi, termasuk perlambatan pengiriman selama masa liburan. Mereka memperkirakan sebagian besar SPBU akan kembali terisi dalam beberapa hari ke depan.

Meski begitu, kenaikan harga bahan bakar telah membebani masyarakat dan dunia usaha. Biaya operasional meningkat, sementara daya beli ikut tertekan. Situasi ini memicu gelombang protes di berbagai daerah. Di Nantes, sopir truk dan perusahaan konstruksi memblokir jalan, sementara di Korsika, para nelayan menutup akses pelabuhan sebagai bentuk protes.

Reaksi ini mengingatkan pada gerakan “Rompi Kuning” yang pernah mengguncang Prancis pada 2018-2019 akibat kenaikan harga bahan bakar. Tekanan ekonomi yang serupa kini kembali dirasakan masyarakat.

Di tingkat global, konflik geopolitik turut memperparah situasi. Ketegangan di Timur Tengah, terutama terkait Iran, telah mengganggu jalur distribusi energi penting seperti Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Hal ini mendorong harga energi naik dan berdampak langsung pada negara-negara konsumen, termasuk Prancis.

Di sisi lain, Uni Eropa masih bergulat dengan dampak kebijakan pemutusan ketergantungan energi dari Rusia sejak konflik Ukraina. Meskipun berkomitmen menghentikan penggunaan energi Rusia sepenuhnya pada 2027, beberapa rencana sempat ditunda karena perkembangan geopolitik terbaru.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya