Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Berhasil Tembus Level 71.000 Dolar AS

RABU, 08 APRIL 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sinyal positif datang pasar kripto, di mana aset utama digital Bitcoin (BTC) berhasil naik sekitar 4,42 persen dan berada di level 71.698 Dolar AS pada Rabu siang, 8 April 2026, menurut data CoinMarketCap.

Kenaikan ini tidak berdiri sendiri, melainkan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal (makro), terlihat dari tingginya korelasi BTC dengan S&P 500 sebesar 98 persen dan dengan emas sebesar 97 persen. Artinya, pergerakan BTC saat ini semakin sejalan dengan aset-aset besar global.

Pendorong utama kenaikan ini datang dari meningkatnya minat investor institusional melalui ETF Bitcoin spot.


Pada 6 April, tercatat arus masuk dana mencapai 471 juta Dolar AS, menjadi yang tertinggi sejak akhir Februari. Dana besar yang masuk ini, terutama dari institusi seperti BlackRock dan Fidelity Investments, memberikan tekanan beli yang signifikan sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di tengah ketidakpastian geopolitik.

Di sisi lain, kenaikan Bitcoin juga didukung oleh sentimen positif di pasar kripto secara keseluruhan yang ikut menguat. Secara teknikal, Bitcoin berhasil menembus level penting Fibonacci di sekitar 69.180, Dolar AS yang selama ini menjadi area resistensi kuat. 

Indikator momentum seperti MACD juga mulai menunjukkan sinyal positif, menandakan bahwa tren kenaikan mendapatkan konfirmasi tambahan. Selain itu, dominasi Bitcoin meningkat ke 58,63 persen, mengindikasikan bahwa aliran dana kembali terpusat ke aset utama dibanding altcoin.

Untuk jangka pendek, arah pergerakan Bitcoin masih bergantung pada kemampuannya bertahan di atas level support 70.480 Dolar AS. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, peluang untuk kembali menguji resistance di sekitar 72.000 Dolar AS tetap terbuka. 

Namun, jika harga turun dan ditutup di bawah level tersebut, risiko koreksi ke kisaran 69.180 Dolar AS akan meningkat. Faktor kunci yang perlu diperhatikan adalah apakah arus masuk dana ke ETF tetap kuat atau justru berbalik menjadi arus keluar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya