Berita

Kolase foto Saiful Mujani dan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Produksi RMOL)

Politik

Saiful Mujani Sejak Dulu Membenci Prabowo

SELASA, 07 APRIL 2026 | 18:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani telah dinilai sebagai sosok yang membenci Presiden Prabowo Subianto, lantaran melontarkan pernyataan yang menginginkan pemakzulan.

Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara memandang, pernyataan Saiful Mujani mendorong penggulingan Presiden Prabowo tidak memiliki dasar yang kuat. 

Terlebih, Igor juga mengetahui sosok Saiful Mujani sejak lama memang terbilang berseberangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, sehingga cenderung memiliki kebencian yang telah lama terhadap Prabowo.


"Saiful Mujani itu hatersnya Prabowo sejak dulu, bahkan di Pilpres 2014 pernah mengatakan Prabowo itu pembunuh, bahkan dikatakan punya naluri kudeta," ujar dia kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Igor menilai, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tersebut merupakan haters sesungguhnya Presiden Prabowo. Setidaknya, menurut dia, hal itu dapat dilihat dari konsistensi sikapnya sejak Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 dan 2019 saat Prabowo masih menjadi peserta pemilihan presiden (Pilpres), dan bahkan hingga hari ini sudah menjadi Presiden ke-8 RI. 

"Jadi kalaupun Prabowo bisa berjalan di atas air, hatersnya seperti Saiful Mujani itu tetap aja akan bilang ‘itu karena Prabowo enggak bisa berenang. Kan lucu’," demikian Igor menambahkan. 

Saiful Mujani melalui SMRC pernah mengeluarkan survei nasional sebelum penetapan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024, tepatnya pada Juli 2023. Di mana, terdapat 3 nama yang digadang-gadang akan menjadi capres yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. 

Dia memaparkan, hasil dari survei SMRC menunjukan keunggulan Ganjar dengan menyebut politisi PDIP itu memiliki pemilih fantastik hingga 73 persen. Sementara, Anies Baswedan memiliki pemilih fanatik 61 persen, dan Prabowo Subianto hanya 59 persen.

Bahkan dalam survei itu juga disebutkan, sejak Mei 2021 sampai desember 2022 tren elektabilitas Prabowo cenderung turun, yakni dari 34,1 persen menjadi 30,1 persen.

Sementara, tren elektabilitas Anies dalam periode yang sama cenderung naik, dari 23,5 persen menjadi 28,1 persen. Adapun Ganjar disebut memiliki tren elektabilitas yang lebih moncer dalam periode yang sama yakni dari 25,5 persen menjadi 33,7 persen. 

Dari hasil survei itu, bahkan Saiful Mujani memprediksi Pilpres 2024 akan berlangsung 2 putaran yakni persaingan antara Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya