Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Politik

Prabowo Kena Getah karena Bongkar Borok Lama

SELASA, 07 APRIL 2026 | 11:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sorotan tajam terhadap pemerintahan Prabowo Subianto tidak bisa dilepaskan dari upaya membuka persoalan lama yang selama ini tertutup.

Menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio, kondisi yang terjadi saat ini bukan semata kesalahan pemerintahan sekarang, melainkan bisa jadi merupakan akumulasi masalah yang tidak diselesaikan di periode sebelumnya.

“Kenapa disalahkan Prabowo? Bagaimana kalau pemerintahan sebelumnya itu tidak memperbaiki borok yang ada, tapi hanya menutupinya?” ujar Hensa, sapaan akrabnya lewat kanal Youtube, Selasa, 7 April 2026.


Ia menduga, langkah yang dilakukan pemerintah saat ini justru membuka persoalan mendasar agar bisa dibenahi, meski berdampak pada persepsi publik yang negatif.

“Jangan-jangan Prabowo ini sedang membuka borok lama untuk diperbaiki. Tapi karena boroknya terlalu lama ditutupi, ketika dibuka baunya ke mana-mana, akhirnya yang disalahkan justru yang membuka,” jelasnya.

Hensa mencontohkan maraknya operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK yang belakangan kembali menjadi sorotan. Ia menilai, kondisi tersebut bisa jadi mencerminkan praktik lama yang sebelumnya tidak terungkap.

“Kenapa sekarang terlihat makin banyak OTT? Bisa jadi karena sebelumnya borok itu ditutup-tutupi,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait ketersediaan BBM nasional yang hanya berkisar 20 hari. Menurutnya, kondisi tersebut bukan hal baru, melainkan persoalan lama yang baru disadari publik.

“Selama ini kita baru tahu stok BBM kita hanya 20 hari. Padahal itu bukan hanya di era sekarang, tapi sudah lama karena keterbatasan storage. Bandingkan dengan Jepang yang bisa sampai 240 hari,” paparnya.

Ia juga menyinggung kemungkinan adanya peran mafia migas yang membuat tata kelola energi nasional tidak optimal.
Hendri menilai, jika persoalan tersebut tidak diungkap, publik tidak akan pernah mengetahui kondisi sebenarnya.

“Coba kalau ini tidak dibongkar, kita tidak akan tahu sejak dulu kita hanya punya cadangan BBM 20 harian,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui pandangannya tersebut masih berupa dugaan. Namun ia melihat ada indikasi bahwa langkah pemerintah saat ini bertujuan memperbaiki kondisi, meski berisiko menanggung citra negatif.

“Saya bisa saja salah, tapi saya menduga Prabowo sedang berusaha membuka borok Indonesia agar bisa disembuhkan. Hanya saja, akibatnya dia yang kena jeleknya, padahal mungkin maksudnya baik,” pungkasnya.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya